Membuat Multi Domain Mail Server dengan Zimbra

Pernahkah anda bekerja di sebuah group perusahaan yang memiliki beberapa cabang atau sister company atau anak-anak perusahaan ? Jika mendapat tugas harus melakukan setup mail server, apakah membuat mail server sejumlah perusahaan yang ada ? Jika ada 5 perusahaan berarti ada 5 mail server yang berbeda atau 5 mail server yang ada di dalam virtualisasi ?

Jika menggunakan Zimbra, problem ini bisa di eliminasi dengan mudah menggunakan feature multi domain. Multi domain artinya banyak domain dalam satu mesin. Mirip dengan istilah shared hosting namun untuk yang satu ini berkenaan dengan mail server.

Dengan multi domain, kita hanya perlu melakukan setup satu mail server, kemudian melakukan setup domain untuk tiap perusahaan atau anak cabang yang dikehendaki. Cara ini lebih mudah dan lebih murah karena tidak perlu investasi tambahan baik dalam bentuk investasi biaya, perangkat, waktu maupun tenaga. Kita hanya perlu melakukan setup 1 mail server, hanya perlu melakukan maintenance 1 server dan hanya perlu membackup data 1 server. Dari sisi recovery, tentu jauh lebih mudah melakukan recovery 1 server dibandingkan beberapa server.
Bagaimana cara membuat atau mengaktifkan feature multi domain ini ? Berikut adalah langkah-langkahnya :

1. Buka Zimbra Administration Console melalui web dengan alamat https://hostname-server-zimbra:7071 atau http://ipaddress-server-zimbra:7071
2. Klik menu domain

3. Pilih menu New
Masukkan nama domain, pilih default class dan status (harus active) dari domain. Sisanya adalah pilihan tambahan, boleh diisi boleh tidak

4. Klik Next hingga finish dan perhatikan pilihan yang diberikan (tanpa diubah sama sekali juga tidak masalah)
Kalau sudah selesai mengaktifkan domain baru, kita bisa membuat account dengan merujuk pada domain tersebut. Kita juga bisa merubah default domain yang lama menjadi domain yang baru.

5. Jika ada beberapa domain, kita harus menentukan 1 domain default. Domain default ini tidak memerlukan full account name saat login.

Contoh : Saya memiliki 2 domain, abcdefgh.co.id dan abcdefgh.com. Jika saya memilih domain abcdefgh.co.id sebagai default dan abcdefgh.com sebagai domain tambahan, dan saya memiliki account abcdefgh di abcdefgh.co.id dan zezeabcdefgh di abcdefgh.com, saya bisa menggunakan referensi sebagai berikut sebagai setup account pada mail client :

email : abcdefgh@abcdefgh.co.id
account / user name : abcdefgh
password : topsecretpassword

email : zezeabcdefgh@abcdefgh.com
account / user name : zezeabcdefgh@abcdefgh.com
password : topsecretpassword

Jadi, untuk domain non default, kita harus menulis alamat email berikut domainnya sebagai user name / logon account.

Kita bisa mengubah pilihan domain yang dijadikan default melalui menu administrasi pada bagian Global Setting.

Related Posts:

  • Building Powerful Mail Server with Zimbra
    Zimbra adalah suite aplikasi kolaborasi yang menyediakan fasilitas mail server sekelas Microsoft Exchange Server. Jika Exchange Server membutuhkan biaya lisensi yang cukup besar, Zimbra dapat dijalank...
  • Setting Nokia E63 for Yahoo Messenger Enabled
    Here are the settings for activating Yahoo Messenger in the IM section of Nokia E63 Phone.Server Name : YahooAccess Point in use : Provide your access pointWeb Address : ht...
  • Membuat Kabel UTP Sendiri
    Semua pasti tahu kan kalo yang namanya wired network kalo gak bener kabel ke konektor RJ-45 nya bisa-bisa network gak bakalan jalan. Belum lagi RJ-45 yang cuman sekali pake kalo salah pasang atau ku...

Tags: , , ,

24.Sep.08 Server


You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
You can leave a response, or trackback from your own site.

Reader's Comments

  1. Apa Itu DCHP (Dynamic Host Configuration Protocol) ? | EarlyEdition.Info Free Tutorial and Information | October 23rd, 2008 at 3:24 pm

    [...] pe&#109berikan IP &#97ddress ini h&#97r&#117s diberik&#97n deng&#97n mengik&#117ti s&#117&#97t&#117 r&#97nge [...]

Leave a Comment

:)